Tampilkan postingan dengan label TV. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TV. Tampilkan semua postingan

Minggu, 05 Agustus 2012

Di Balik Layar Kaca..

kembali pada kebiasaan awal di tengah kesibukan baru..


Bercerita mengenai kerjaan baru yang awalnya hanya sebuah tawaran yang sambil lewat tp ku tanggapi dengan enteng..dan akhirnya sudah hampir setahun menggelutinya..


tidak ada yang spesial kala itu.. sepulang mengajar di sebuah universitas yang baru di kotaku.. aku menjadi pengajar yayasan.. belum sepenuhnya menjadi dosen.. jadi jatah mengajar pun hanya beberapa tidak banyak.. sampai di kantor ayahku.. aku di tawari sebuah pelatihan yang tidak pernah terbayang sebelumnya.. 


aku mengiyakan dan mengatakan aku menerima tawaran tersebut.. dimana aku harus berangkat sendiri ke Jakarta dan melaksanakan pelatihan selama sebulan.. 


tidak ada yang spesial awalnya sampai aku di Jakarta chek in di hotel yang telah ditentukan dan ke esokan paginya memulai aktifitas pelatihan..


aku pikir awalnya ini sesuatu yang baru pasti mengasikkan menjadi bagian dari dunia pertelevisian..


jauhh dari bayangan sebelumnya..
aku mengikuti pelatihan menjadi seorang VJ atau video journalist kalau pria di sebut kameramen sedang diriku kamerawati hahaha lucu terdengar tapi.. aku senang saat mulai memasuki dunia tersebut..


pelatihan berjalan mulus berita  pertama yang ku buat adalah berita kesaksian Andi malarangeng di gedung tipikor Jakarta.. dengan susah payah menentukan engel apa pada berita bergambar ini.. karena masih baru dalam pembelajaran.. tapi ternyata hasilnya bagus.. lumayan bagi pemula..


setelah turun lapangan giliran belajar dubbin dan oncam-stand up depan camera menjadi reporter yang sekaligus kameramennya.. awalnya ku pikir akan rumit tapi itulah fungsi vj sebagai kameramen sebagai reporter sekaligus penulis naskah dan mengedit berita nya sendiri.. seperti tukang sate segalanya dikerjakan sendiri hingga tuntas..


Sepulang pelatihan mulailah aku bergelut dengan dunia dibalik Tv..
banyak hal yang kupelajari mulai dari tehnik pengambilan gambar di lapangan hingga penulisan naskah yang masih perlu banyak bimbingan kilat dari orang-orang yang telah berpengalaman..


awalnya aku cuek dengan sekitar.. karena di kotaku kameramen perempuan sangat sedikit bisa dihitung jari.. semua mata memandangku baik narasumber hingga para jurnalis yang sudah biasa di lapangan..


heran mungkin melihat tubuhku yang kecil memanggul kamera yg katanya lebih besar dariku hahah.. tak menjadi persoalan untukku yang penting semangat mau bekerja itu ada..


ooh iya lupa ku ceritakan kenapa aku mau berkecimpung di dunia kerja seperti ini?
padahal kebanyakan perempuan akan memilih kerja kantoran yang bisa duduk manis lalu pergi dan pulang teratur.. 
tapi mengapa pekerjaan yang butuh ketangguhan ini jadi pilihanku hmm jangan salah... aku suka sesuatu yang baru sesuatu yang tidak dipikirkan orang lain..


seperti apa yang kulakukan mungkin orang berpikir bukankah sudah enak menjadi dosen kenapa harus jadi kuli kamera yang menyiksa diri?


karena aku suka tantangan..aku suka mendapatkan pelajaran baru.. dan aku selalu mau agar apa yang kudapat bisa menjadi sesuatu yang berharga untuk ku kelak..


dengan menjadi vj aku baru sadar ketika menonton tv kita kadang berkomentar kok gambarnya goyang gitu.. kok.. begini.. kok begitu..


dibalik komentar itu harusnya tidak perlu seperti aku yang harus bekerja di balik layar baru merasakan betapa susah dan betapa berat tugas mereka dibalik hasil yang kalian tonton dilayar kaca..


betapa banyak kucuran kringat menghasilkan gbr tersebut..
betapa susahnya mereka dibelakang layar berdesakkan, berjibaku dengan orang di sekitarnya dalam menghasilkan gbr yang kalian anggap bagus..


dalam sebuah peristiwa mereka bahkan mempertaruhkan nyawa mereka untuk mendapatkan moment gambar yang terbaik..


orang-orang dibalik layar itu punya daya seni dan daya juang yang tinggi.. kamera lebih berharga dari nyawa mereka padahal apa yang mereka dapat dari itu semua hanya rasa bangga tidak lebih..


pergelutanku di balik layar belum selesai sampai di situ.. aku masih baru dan masih banyak belajar..


beberpa teman sesama vj mulai mendekat dan mengajariku.. belajar otodidak kepada kawan di lapangan itu lebih berguna dibanding teori-teori yang ku baca di buku..


seperti yang ku ceritakan di awal ini semua di luar dugaan aku menjadi tertarik mengembangkan segala keahlianku dibalik kamera entah mengapa menjadi sesuatu yang mengasikkan..




tidak kah kalian diluar sana mengerti apa yang kalian tonton selama ini adalah jerih payah yang tidak seindah  yang terlihat???


tekanan dunia kerja pasti ada di semua pekerjaan apapun..
teman-teman di sekeliling kita pun beragam..
semua sama kecuali bagaimana kita menyikapi dunia kerja itu..


to be continue..