kembali pada kebiasaan awal di tengah kesibukan baru..
Bercerita mengenai kerjaan baru yang awalnya hanya sebuah tawaran yang sambil lewat tp ku tanggapi dengan enteng..dan akhirnya sudah hampir setahun menggelutinya..
tidak ada yang spesial kala itu.. sepulang mengajar di sebuah universitas yang baru di kotaku.. aku menjadi pengajar yayasan.. belum sepenuhnya menjadi dosen.. jadi jatah mengajar pun hanya beberapa tidak banyak.. sampai di kantor ayahku.. aku di tawari sebuah pelatihan yang tidak pernah terbayang sebelumnya..
aku mengiyakan dan mengatakan aku menerima tawaran tersebut.. dimana aku harus berangkat sendiri ke Jakarta dan melaksanakan pelatihan selama sebulan..
tidak ada yang spesial awalnya sampai aku di Jakarta chek in di hotel yang telah ditentukan dan ke esokan paginya memulai aktifitas pelatihan..
aku pikir awalnya ini sesuatu yang baru pasti mengasikkan menjadi bagian dari dunia pertelevisian..
jauhh dari bayangan sebelumnya..
aku mengikuti pelatihan menjadi seorang VJ atau video journalist kalau pria di sebut kameramen sedang diriku kamerawati hahaha lucu terdengar tapi.. aku senang saat mulai memasuki dunia tersebut..
pelatihan berjalan mulus berita pertama yang ku buat adalah berita kesaksian Andi malarangeng di gedung tipikor Jakarta.. dengan susah payah menentukan engel apa pada berita bergambar ini.. karena masih baru dalam pembelajaran.. tapi ternyata hasilnya bagus.. lumayan bagi pemula..
setelah turun lapangan giliran belajar dubbin dan oncam-stand up depan camera menjadi reporter yang sekaligus kameramennya.. awalnya ku pikir akan rumit tapi itulah fungsi vj sebagai kameramen sebagai reporter sekaligus penulis naskah dan mengedit berita nya sendiri.. seperti tukang sate segalanya dikerjakan sendiri hingga tuntas..
Sepulang pelatihan mulailah aku bergelut dengan dunia dibalik Tv..
banyak hal yang kupelajari mulai dari tehnik pengambilan gambar di lapangan hingga penulisan naskah yang masih perlu banyak bimbingan kilat dari orang-orang yang telah berpengalaman..
awalnya aku cuek dengan sekitar.. karena di kotaku kameramen perempuan sangat sedikit bisa dihitung jari.. semua mata memandangku baik narasumber hingga para jurnalis yang sudah biasa di lapangan..
heran mungkin melihat tubuhku yang kecil memanggul kamera yg katanya lebih besar dariku hahah.. tak menjadi persoalan untukku yang penting semangat mau bekerja itu ada..
ooh iya lupa ku ceritakan kenapa aku mau berkecimpung di dunia kerja seperti ini?
padahal kebanyakan perempuan akan memilih kerja kantoran yang bisa duduk manis lalu pergi dan pulang teratur..
tapi mengapa pekerjaan yang butuh ketangguhan ini jadi pilihanku hmm jangan salah... aku suka sesuatu yang baru sesuatu yang tidak dipikirkan orang lain..
seperti apa yang kulakukan mungkin orang berpikir bukankah sudah enak menjadi dosen kenapa harus jadi kuli kamera yang menyiksa diri?
karena aku suka tantangan..aku suka mendapatkan pelajaran baru.. dan aku selalu mau agar apa yang kudapat bisa menjadi sesuatu yang berharga untuk ku kelak..
dengan menjadi vj aku baru sadar ketika menonton tv kita kadang berkomentar kok gambarnya goyang gitu.. kok.. begini.. kok begitu..
dibalik komentar itu harusnya tidak perlu seperti aku yang harus bekerja di balik layar baru merasakan betapa susah dan betapa berat tugas mereka dibalik hasil yang kalian tonton dilayar kaca..
betapa banyak kucuran kringat menghasilkan gbr tersebut..
betapa susahnya mereka dibelakang layar berdesakkan, berjibaku dengan orang di sekitarnya dalam menghasilkan gbr yang kalian anggap bagus..
dalam sebuah peristiwa mereka bahkan mempertaruhkan nyawa mereka untuk mendapatkan moment gambar yang terbaik..
orang-orang dibalik layar itu punya daya seni dan daya juang yang tinggi.. kamera lebih berharga dari nyawa mereka padahal apa yang mereka dapat dari itu semua hanya rasa bangga tidak lebih..
pergelutanku di balik layar belum selesai sampai di situ.. aku masih baru dan masih banyak belajar..
beberpa teman sesama vj mulai mendekat dan mengajariku.. belajar otodidak kepada kawan di lapangan itu lebih berguna dibanding teori-teori yang ku baca di buku..
seperti yang ku ceritakan di awal ini semua di luar dugaan aku menjadi tertarik mengembangkan segala keahlianku dibalik kamera entah mengapa menjadi sesuatu yang mengasikkan..
tidak kah kalian diluar sana mengerti apa yang kalian tonton selama ini adalah jerih payah yang tidak seindah yang terlihat???
tekanan dunia kerja pasti ada di semua pekerjaan apapun..
teman-teman di sekeliling kita pun beragam..
semua sama kecuali bagaimana kita menyikapi dunia kerja itu..
to be continue..
Write I'ts My Life
Minggu, 05 Agustus 2012
Senin, 10 Mei 2010
Gagal
yahh aku gagal lagi..
padahal kali ini aku berusaha lebih baik dan sabar ketimbang yang dulu
aku belajar banyak dari kekecewaan yang dulu mampir di hatiku..
ternyata aku salah..
sekarang pun aku tetap gagal
walau sudah mencoba tidak se-egois dulu
walau sudah berusaha tuk menjadi wanita yang sabar dan mau mengerti orang lain, tapi apa balasannya?
apa ini hukum karma? karena dulu aku pernah menyakiti seseorang karena ke egoisan serta tingkahku yang masih childish, yang hanya memikirkan diriku sendiri. aku yang dulu ga perduli karena merasa toh kamu yang suka sama aku kenapa aku harus repot mikirin kamu? harusnya kamu yang ngertiin aku.
yahh betapa egoisnya aku dulu..
betapa jahat mungkin pikiran itu krn saat itu tak di pungkiri banyak yang mengagumiku walau aku tak berniat menjadikan mereka sebagai pacar sepertimu.. namun tingkahku malah menyakiti mu.
sekarang aku gagal..
kegagalan ini bukan karena aku yang sama seperti dulu
tapi kali ini aku yang lemah dan tak bisa bersikap tegas
aku yang terlalu sayang padamu..
aku yang bodoh karena percaya semua kata-kata manis dan menghiba padaku..
bodohnya aku termakan semua bujuk rayumu..
dan sekarang kusadari semua itu sandiwara belaka
aku cemburu???
ya aku cemburu..
tapi mengapa kau malah bertindak lebih cemburu lagi padaku?
padahal aku tak berbuat apa-apa
justru aku cemburu karena ada alasan kau menyukai teman kerja mu
buktinya sudah jelas
pernahkah kau membaca salah satu ciri2 lelaki menyukai dan mencitai seorang wanita, salah satu cirinya cowo akan memberikan hadiah apapun yang cewe itu sukai berkaitan dengan hoby ataupun kesukaannya.
Dan kau melakukan itu padanya
bukan padaku
apa itu bukan bukti kau menyukainya?
lalu untuk apa hubungan ini?
kenapa tak kau selesaikan saja..
apa aku hanya sebagai reserep bagimu?
aku tak tau apa yang ada di pikiranmu
bukti itu ku ketahui dari wanita yang kau beri hadiah itu dan kau membenarkannya..
apa hatiku tidak sakit dengan itu semua?
yahh aku tetap terlihat cool di depanmu
aku tetap sabar dan berfikir positif bahwa gpp kita memberikan hadiah kpd teman tp yang ini beda..
ada sesuatu yang tidak biasa..
aku cape dengan kepura-puraan
aku cape menjadi gadis sabar yang memendam rasa sakit sendiri
dan kau tak pernah mau tau bahkan kau tetap saja melakukan hal-hal yang tidak kusukai berulang-ulang
bagaikan pisau yang menancap di hati
kemudian kau tarik dan kau hujamkan kembali berkali-kali
sakit dan tak kan dapat sembuh..
hanya menunggu saatnya diam kaku dan membeku..
by.millyblue
10-05-2010 at 23.31
Nb: sekedar corat coret hihihihi ^_^ terinspirasi dari lagu mau dibawa kemana hubungan ini.. wakakaka
Minggu, 02 Mei 2010
INTROVERT
Introvert Ternyata kesendirian itu ada enak dan ga enaknya..
Enaknya karena apapun yang dilakukan tidak perlu ada campurtangan orang lain dalam menentukan apa yang akan dijalani walaupun terkadang kita butuh pendapat orang lain dalam bersikap sekalipun.
ga enaknya dalam kesendirian..
kalau dilingkungan orang terdekat mereka menganggap if u dont have a Relationship or pacar maka dianggap loe kurang beruntung mencari pasangan atau jodohnya masih jauh.
kalau di lingkungan para sahabat duhh kayanya loe terlalu milih-milih.. begitu ungkap mereka.
dan menurut orang luar yang ga kenal loe dan tau loe belum ada gandengan mereka bakal mikir neh orang sendiri karena banyak nolak orang, ada tabiat buruk sampai di jauhin, atau neh anak
ada kelainan? dan bla bla bla bla..
berbagai macam argumen yang akan terlontar..
tapi apa ada yang berfikir itu disebabkan karena sifat introvert ?
sifat menutup diri bukan karena banyak memilih tapi bisa jadi takut salah pilih, bahkan ga ada yang bisa di pilih karena ga ada yang nampak untuk mau dipilih atau malah karena takut tersakiti (maybe trauma akan kegagalan yang sebelumnya)!!!..
Banyak juga tekanan terhadap introvert, seperti dianggap pemalu, tidak berinisiatif, dianggap aneh bila menghabiskan banyak waktu sendiri (misalnya membaca buku, seni rupa dan kegiatan2 solitaire).
Lalu banyak ortu / teman2 yang mendesak2 introvert untuk aktif bersosialisasi, padahal introvert
sebel akan hal itu.
Intovert salah satu sifat menutup diri, kurang terbuka, ada rasa ketakutan berlebih untuk melakukan seusatu di depan orang banyak bahkan tertutup dalam segala hal..
orang seperti ini cenderung mengatasi masalahnya sendiri tanpa membicarakan pada orang lain bahkan orang terdekatnya.. apa ini salah?
jawabnya tentu bukan salah atau benar tapi ada baiknya sedikit extrovert membuka diri, supel, mudah bergaul tidak takut dalam mengungkapkan pendapat di depan orang banyak serta jangan pernah merasa semua yang dilakukan itu salah toh.. dalam kehidupan tak akan pernah ada yang
sempurna apa lagi yang di sebut manusia
kesempurnaan hanya milik Yang Maha Pencipta bukan siapa-siapa, jadi manusia-manusia introvert bukan berarti ingin tampil sempurna karena terlalu berfikir dalam setiap tindakannya dan menutup diri dari orang lain karena takut salah dalam bertindak dan bersikap tapi mereka butuh rasa percaya
diri yang lebih extra di banding orang normal lainnya yang mungkin bisa di sebut orang-orang yang extrovert dan mudah bergaul selayaknya manusia sosial lainnya.
lalu bagaimana jika kita berada atau berteman dengan salah satu dari orang yang di sebut introvert?
hanya satu cara untuk membuat mereka keluar dari persembunyian mereka tau kah apa itu?
buat mereka percaya bahwa apapun yang mereka lakukan bukan dinilai dari salah atau benar tapi dapatkah mereka mencoba menjadi diri mereka sendiri?
beri dukungan pada mereka bahwa mereka bisa menjadi yang terbaik jika mereka mampu mengatasi sifat introvert itu menjadi lebih supel dan terbuka karena tak ada manusia yang sempurna dan kegagalan bukanlah kekalahan tapi kegagalan adalah langkah awal menuju kesuksesan yang tertunda.
wahh ternyata aku bisa juga menulis hal seperti ini.. taukah kalian siapa yang sedang memotivasi siapa?
Hahahaha.. usaha yang baik adalah agar manusia bisa berubah bukan karena dorongan orang lain tapi karena keyakinan dari dalam dirinya sendiri..
semangat yang ada dalam diri sendiri untuk mau berubah.. dorongan dan semangat orang lain tidak
akan bisa merubah seseorang jika orang yang di beri dukungan tidak mau mencoba
dan yakin dalam hatinya bahwa dia bisa berubah, yang di butuhkan adalah orang
Introvert Harus mulai berubah karena dia Yakin dia bisa berubah, bila ada dorongan atau motivasi
dari luar sebaiknya dijadikan kekuatan tambahan dalam menyakini bahwa mereka bisa menjadi lebih baik dari sekarang.
so.. bagi orang-orang yang merasa dirinya introvert mari berubah lebih terbuka agar orang lain tau bahwa kalian punya kemampuan dibalik sifat intovert itu. tunjukkan kalian mampu dan bisa berhasil seperti yang lain.
Enaknya karena apapun yang dilakukan tidak perlu ada campurtangan orang lain dalam menentukan apa yang akan dijalani walaupun terkadang kita butuh pendapat orang lain dalam bersikap sekalipun.
ga enaknya dalam kesendirian..
kalau dilingkungan orang terdekat mereka menganggap if u dont have a Relationship or pacar maka dianggap loe kurang beruntung mencari pasangan atau jodohnya masih jauh.
kalau di lingkungan para sahabat duhh kayanya loe terlalu milih-milih.. begitu ungkap mereka.
dan menurut orang luar yang ga kenal loe dan tau loe belum ada gandengan mereka bakal mikir neh orang sendiri karena banyak nolak orang, ada tabiat buruk sampai di jauhin, atau neh anak
ada kelainan? dan bla bla bla bla..
berbagai macam argumen yang akan terlontar..
tapi apa ada yang berfikir itu disebabkan karena sifat introvert ?
sifat menutup diri bukan karena banyak memilih tapi bisa jadi takut salah pilih, bahkan ga ada yang bisa di pilih karena ga ada yang nampak untuk mau dipilih atau malah karena takut tersakiti (maybe trauma akan kegagalan yang sebelumnya)!!!..
Banyak juga tekanan terhadap introvert, seperti dianggap pemalu, tidak berinisiatif, dianggap aneh bila menghabiskan banyak waktu sendiri (misalnya membaca buku, seni rupa dan kegiatan2 solitaire).
Lalu banyak ortu / teman2 yang mendesak2 introvert untuk aktif bersosialisasi, padahal introvert
sebel akan hal itu.
Intovert salah satu sifat menutup diri, kurang terbuka, ada rasa ketakutan berlebih untuk melakukan seusatu di depan orang banyak bahkan tertutup dalam segala hal..
orang seperti ini cenderung mengatasi masalahnya sendiri tanpa membicarakan pada orang lain bahkan orang terdekatnya.. apa ini salah?
jawabnya tentu bukan salah atau benar tapi ada baiknya sedikit extrovert membuka diri, supel, mudah bergaul tidak takut dalam mengungkapkan pendapat di depan orang banyak serta jangan pernah merasa semua yang dilakukan itu salah toh.. dalam kehidupan tak akan pernah ada yang
sempurna apa lagi yang di sebut manusia
kesempurnaan hanya milik Yang Maha Pencipta bukan siapa-siapa, jadi manusia-manusia introvert bukan berarti ingin tampil sempurna karena terlalu berfikir dalam setiap tindakannya dan menutup diri dari orang lain karena takut salah dalam bertindak dan bersikap tapi mereka butuh rasa percaya
diri yang lebih extra di banding orang normal lainnya yang mungkin bisa di sebut orang-orang yang extrovert dan mudah bergaul selayaknya manusia sosial lainnya.
lalu bagaimana jika kita berada atau berteman dengan salah satu dari orang yang di sebut introvert?
hanya satu cara untuk membuat mereka keluar dari persembunyian mereka tau kah apa itu?
buat mereka percaya bahwa apapun yang mereka lakukan bukan dinilai dari salah atau benar tapi dapatkah mereka mencoba menjadi diri mereka sendiri?
beri dukungan pada mereka bahwa mereka bisa menjadi yang terbaik jika mereka mampu mengatasi sifat introvert itu menjadi lebih supel dan terbuka karena tak ada manusia yang sempurna dan kegagalan bukanlah kekalahan tapi kegagalan adalah langkah awal menuju kesuksesan yang tertunda.
wahh ternyata aku bisa juga menulis hal seperti ini.. taukah kalian siapa yang sedang memotivasi siapa?
Hahahaha.. usaha yang baik adalah agar manusia bisa berubah bukan karena dorongan orang lain tapi karena keyakinan dari dalam dirinya sendiri..
semangat yang ada dalam diri sendiri untuk mau berubah.. dorongan dan semangat orang lain tidak
akan bisa merubah seseorang jika orang yang di beri dukungan tidak mau mencoba
dan yakin dalam hatinya bahwa dia bisa berubah, yang di butuhkan adalah orang
Introvert Harus mulai berubah karena dia Yakin dia bisa berubah, bila ada dorongan atau motivasi
dari luar sebaiknya dijadikan kekuatan tambahan dalam menyakini bahwa mereka bisa menjadi lebih baik dari sekarang.
so.. bagi orang-orang yang merasa dirinya introvert mari berubah lebih terbuka agar orang lain tau bahwa kalian punya kemampuan dibalik sifat intovert itu. tunjukkan kalian mampu dan bisa berhasil seperti yang lain.
by.Mitha MILLYBLUE
02052010 at 18.53
Kamis, 04 Maret 2010
Ws Rendra 1
AKU TULIS PAMPLET INI
AKU TULIS PAMPLET INI
KARENA LEMBAGA PENDAPAT UMUM
DITUTUPI JARING LABAH-LABAH
ORANG-ORANG BICARA DALAM KASAK-KUSUK,
DAN UNGKAPAN DIRI DITEKAN
MENJADI PENG-IYA-AN
APA YANG TERPEGANG HARI INI
BISA LUPUT BESOK PAGI
KETIDAK PASTIAN MERAJALELA
DI LUAR KEKUASAAN KEHIDUPAN MENJADI TEKA-TEKI,
MENJADI MARABAHAYA,
MENJADI ISI KEBON BINATANG
APABILA KRITIK HANYA BOLEH LEWAT SALURAN RESMI
MAKA HIDUP AKAN MENJADI SAYUR TANPA GARAM
LEMBAGA PENDAPAT UMUM TIDAK MENGANDUNG PERTANYAAN
TIDAK MENGANDUNG PERDEBATAN
DAN AKHIRNYA MENJADI MONOPOLI KEKUASAAN
AKU TULIS PAMPLET INI
KARENA PAMPLET BUKAN TABU BAGI PENYAIR
AKU INGINKAN MERPATI POS
AKU INGIN MEMAINKAN BENDERA-BENDERA SEMAPHORE DI TANGANKU
AKU INGIN MEMBUAT ISYARAT ASAP KAUM INDIAN
AKU TIDAK MELIHAT ALASAN
KENAPA HARUS DIAM TERTEKAN DAN TERMANGU
AKU INGIN SECARA WAJAR KITA BERTUKAR KABAR
DUDUK BERDEBAT MENYATAKAN SETUJU ATAU TIDAK SETUJU
KENAPA KETAKUTAN MENJADI TABIR PIKIRAN ?
KEKHAWATIRAN TELAH MENCEMARKAN KEHIDUPAN
KETEGANGAN TELAH MENGGANTI PERGAULAN PIKIRAN YANG MERDEKA
MATAHARI MENYINARI AIRMATA YANG BERDERAI MENJADI API
REMBULAN MEMBERI MIMPI PADA DENDAM
GELOMBANG ANGIN MENYINGKAPKAN KELUH KESAH
YANG TERONGGOK BAGAI SAMPAH
KEGAMANGAN
KECURIGAAN
KETAKUTAN
KELESUAN
AKU TULIS PAMPLET INI
KARENA KAWAN DAN LAWAN ADALAH SAUDARA
DI DALAM ALAM MASIH ADA CAHAYA
MATAHARI YANG TENGGELAM DIGANTI REMBULAN
LALU BESOK PAGI PASTI TERBIT KEMBALI
DAN DI DALAM AIR LUMPUR KEHIDUPAN
AKU MELIHAT BAGAI TERKACA :
TERNYATA KITA, TOH, MANUSIA !
RENDRA
( pejambon - jakarta, 27 april 1978 )
Sajak Sebatang Lisong
menghisap sebatang lisong
melihat Indonesia Raya
mendengar 130 juta rakyat
dan di langit
dua tiga cukung mengangkang
berak di atas kepala mereka
matahari terbit
fajar tiba
dan aku melihat delapan juta kanak - kanak
tanpa pendidikan
aku bertanya
tetapi pertanyaan - pertanyaanku
membentur meja kekuasaan yang macet
dan papantulis - papantulis para pendidik
yang terlepas dari persoalan kehidupan
delapan juta kanak - kanak
menghadapi satu jalan panjang
tanpa pilihan
tanpa pepohonan
tanpa dangau persinggahan
tanpa ada bayangan ujungnya
..........................
menghisap udara
yang disemprot deodorant
aku melihat sarjana - sarjana menganggur
berpeluh di jalan raya
aku melihat wanita bunting
antri uang pensiunan
dan di langit
para teknokrat berkata :
bahwa bangsa kita adalah malas
bahwa bangsa mesti dibangun
mesti di up-grade
disesuaikan dengan teknologi yang diimpor
gunung - gunung menjulang
langit pesta warna di dalam senjakala
dan aku melihat
protes - protes yang terpendam
terhimpit di bawah tilam
aku bertanya
tetapi pertanyaanku
membentur jidat penyair - penyair salon
yang bersajak tentang anggur dan rembulan
sementara ketidak adilan terjadi disampingnya
dan delapan juta kanak - kanak tanpa pendidikan
termangu - mangu di kaki dewi kesenian
bunga - bunga bangsa tahun depan
berkunang - kunang pandang matanya
di bawah iklan berlampu neon
berjuta - juta harapan ibu dan bapak
menjadi gemalau suara yang kacau
menjadi karang di bawah muka samodra
.................................
kita mesti berhenti membeli rumus - rumus asing
diktat - diktat hanya boleh memberi metode
tetapi kita sendiri mesti merumuskan keadaan
kita mesti keluar ke jalan raya
keluar ke desa - desa
mencatat sendiri semua gejala
dan menghayati persoalan yang nyata
inilah sajakku
pamplet masa darurat
apakah artinya kesenian
bila terpisah dari derita lingkungan
apakah artinya berpikir
bila terpisah dari masalah kehidupan
RENDRA
( itb bandung - 19 agustus 1978 )
sajak seonggok jagung
at 2:43pm
BY.WS Rendra
Seonggok jagung di kamar
dan seorang pemuda
yang kurang sekolahan.
Memandang jagung itu,
sang pemuda melihat ladang;
ia melihat petani;
ia melihat panen;
dan suatu hari subuh,
para wanita dengan gendongan
pergi ke pasar ………
Dan ia juga melihat
suatu pagi hari
di dekat sumur
gadis-gadis bercanda
sambil menumbuk jagung
menjadi maisena.
Sedang di dalam dapur
tungku-tungku menyala.
Di dalam udara murni
tercium kuwe jagung
Seonggok jagung di kamar
dan seorang pemuda.
Ia siap menggarap jagung
Ia melihat kemungkinan
otak dan tangan
siap bekerja
Tetapi ini :
Seonggok jagung di kamar
dan seorang pemuda tamat SLA
Tak ada uang, tak bisa menjadi mahasiswa.
Hanya ada seonggok jagung di kamarnya.
Ia memandang jagung itu
dan ia melihat dirinya terlunta-lunta .
Ia melihat dirinya ditendang dari diskotik.
Ia melihat sepasang sepatu kenes di balik etalase.
Ia melihat saingannya naik sepeda motor.
Ia melihat nomor-nomor lotre.
Ia melihat dirinya sendiri miskin dan gagal.
Seonggok jagung di kamar
tidak menyangkut pada akal,
tidak akan menolongnya.
Seonggok jagung di kamar
tak akan menolong seorang pemuda
yang pandangan hidupnya berasal dari buku,
dan tidak dari kehidupan.
Yang tidak terlatih dalam metode,
dan hanya penuh hafalan kesimpulan,
yang hanya terlatih sebagai pemakai,
tetapi kurang latihan bebas berkarya.
Pendidikan telah memisahkannya dari kehidupan.
Aku bertanya :
Apakah gunanya pendidikan
bila hanya akan membuat seseorang menjadi asing
di tengah kenyataan persoalannya ?
Apakah gunanya pendidikan
bila hanya mendorong seseorang
menjadi layang-layang di ibukota
kikuk pulang ke daerahnya ?
Apakah gunanya seseorang
belajat filsafat, sastra, teknologi, ilmu kedokteran,
atau apa saja,
bila pada akhirnya,
ketika ia pulang ke daerahnya, lalu berkata :
“ Di sini aku merasa asing dan sepi !”
Tim, 12 Juli 1975
Potret Pembangunan dalam Puisi
By. Millyblue
Makassar 2008
AKU TULIS PAMPLET INI
KARENA LEMBAGA PENDAPAT UMUM
DITUTUPI JARING LABAH-LABAH
ORANG-ORANG BICARA DALAM KASAK-KUSUK,
DAN UNGKAPAN DIRI DITEKAN
MENJADI PENG-IYA-AN
APA YANG TERPEGANG HARI INI
BISA LUPUT BESOK PAGI
KETIDAK PASTIAN MERAJALELA
DI LUAR KEKUASAAN KEHIDUPAN MENJADI TEKA-TEKI,
MENJADI MARABAHAYA,
MENJADI ISI KEBON BINATANG
APABILA KRITIK HANYA BOLEH LEWAT SALURAN RESMI
MAKA HIDUP AKAN MENJADI SAYUR TANPA GARAM
LEMBAGA PENDAPAT UMUM TIDAK MENGANDUNG PERTANYAAN
TIDAK MENGANDUNG PERDEBATAN
DAN AKHIRNYA MENJADI MONOPOLI KEKUASAAN
AKU TULIS PAMPLET INI
KARENA PAMPLET BUKAN TABU BAGI PENYAIR
AKU INGINKAN MERPATI POS
AKU INGIN MEMAINKAN BENDERA-BENDERA SEMAPHORE DI TANGANKU
AKU INGIN MEMBUAT ISYARAT ASAP KAUM INDIAN
AKU TIDAK MELIHAT ALASAN
KENAPA HARUS DIAM TERTEKAN DAN TERMANGU
AKU INGIN SECARA WAJAR KITA BERTUKAR KABAR
DUDUK BERDEBAT MENYATAKAN SETUJU ATAU TIDAK SETUJU
KENAPA KETAKUTAN MENJADI TABIR PIKIRAN ?
KEKHAWATIRAN TELAH MENCEMARKAN KEHIDUPAN
KETEGANGAN TELAH MENGGANTI PERGAULAN PIKIRAN YANG MERDEKA
MATAHARI MENYINARI AIRMATA YANG BERDERAI MENJADI API
REMBULAN MEMBERI MIMPI PADA DENDAM
GELOMBANG ANGIN MENYINGKAPKAN KELUH KESAH
YANG TERONGGOK BAGAI SAMPAH
KEGAMANGAN
KECURIGAAN
KETAKUTAN
KELESUAN
AKU TULIS PAMPLET INI
KARENA KAWAN DAN LAWAN ADALAH SAUDARA
DI DALAM ALAM MASIH ADA CAHAYA
MATAHARI YANG TENGGELAM DIGANTI REMBULAN
LALU BESOK PAGI PASTI TERBIT KEMBALI
DAN DI DALAM AIR LUMPUR KEHIDUPAN
AKU MELIHAT BAGAI TERKACA :
TERNYATA KITA, TOH, MANUSIA !
RENDRA
( pejambon - jakarta, 27 april 1978 )
Sajak Sebatang Lisong
menghisap sebatang lisong
melihat Indonesia Raya
mendengar 130 juta rakyat
dan di langit
dua tiga cukung mengangkang
berak di atas kepala mereka
matahari terbit
fajar tiba
dan aku melihat delapan juta kanak - kanak
tanpa pendidikan
aku bertanya
tetapi pertanyaan - pertanyaanku
membentur meja kekuasaan yang macet
dan papantulis - papantulis para pendidik
yang terlepas dari persoalan kehidupan
delapan juta kanak - kanak
menghadapi satu jalan panjang
tanpa pilihan
tanpa pepohonan
tanpa dangau persinggahan
tanpa ada bayangan ujungnya
..........................
menghisap udara
yang disemprot deodorant
aku melihat sarjana - sarjana menganggur
berpeluh di jalan raya
aku melihat wanita bunting
antri uang pensiunan
dan di langit
para teknokrat berkata :
bahwa bangsa kita adalah malas
bahwa bangsa mesti dibangun
mesti di up-grade
disesuaikan dengan teknologi yang diimpor
gunung - gunung menjulang
langit pesta warna di dalam senjakala
dan aku melihat
protes - protes yang terpendam
terhimpit di bawah tilam
aku bertanya
tetapi pertanyaanku
membentur jidat penyair - penyair salon
yang bersajak tentang anggur dan rembulan
sementara ketidak adilan terjadi disampingnya
dan delapan juta kanak - kanak tanpa pendidikan
termangu - mangu di kaki dewi kesenian
bunga - bunga bangsa tahun depan
berkunang - kunang pandang matanya
di bawah iklan berlampu neon
berjuta - juta harapan ibu dan bapak
menjadi gemalau suara yang kacau
menjadi karang di bawah muka samodra
.................................
kita mesti berhenti membeli rumus - rumus asing
diktat - diktat hanya boleh memberi metode
tetapi kita sendiri mesti merumuskan keadaan
kita mesti keluar ke jalan raya
keluar ke desa - desa
mencatat sendiri semua gejala
dan menghayati persoalan yang nyata
inilah sajakku
pamplet masa darurat
apakah artinya kesenian
bila terpisah dari derita lingkungan
apakah artinya berpikir
bila terpisah dari masalah kehidupan
RENDRA
( itb bandung - 19 agustus 1978 )
sajak seonggok jagung
at 2:43pm
BY.WS Rendra
Seonggok jagung di kamar
dan seorang pemuda
yang kurang sekolahan.
Memandang jagung itu,
sang pemuda melihat ladang;
ia melihat petani;
ia melihat panen;
dan suatu hari subuh,
para wanita dengan gendongan
pergi ke pasar ………
Dan ia juga melihat
suatu pagi hari
di dekat sumur
gadis-gadis bercanda
sambil menumbuk jagung
menjadi maisena.
Sedang di dalam dapur
tungku-tungku menyala.
Di dalam udara murni
tercium kuwe jagung
Seonggok jagung di kamar
dan seorang pemuda.
Ia siap menggarap jagung
Ia melihat kemungkinan
otak dan tangan
siap bekerja
Tetapi ini :
Seonggok jagung di kamar
dan seorang pemuda tamat SLA
Tak ada uang, tak bisa menjadi mahasiswa.
Hanya ada seonggok jagung di kamarnya.
Ia memandang jagung itu
dan ia melihat dirinya terlunta-lunta .
Ia melihat dirinya ditendang dari diskotik.
Ia melihat sepasang sepatu kenes di balik etalase.
Ia melihat saingannya naik sepeda motor.
Ia melihat nomor-nomor lotre.
Ia melihat dirinya sendiri miskin dan gagal.
Seonggok jagung di kamar
tidak menyangkut pada akal,
tidak akan menolongnya.
Seonggok jagung di kamar
tak akan menolong seorang pemuda
yang pandangan hidupnya berasal dari buku,
dan tidak dari kehidupan.
Yang tidak terlatih dalam metode,
dan hanya penuh hafalan kesimpulan,
yang hanya terlatih sebagai pemakai,
tetapi kurang latihan bebas berkarya.
Pendidikan telah memisahkannya dari kehidupan.
Aku bertanya :
Apakah gunanya pendidikan
bila hanya akan membuat seseorang menjadi asing
di tengah kenyataan persoalannya ?
Apakah gunanya pendidikan
bila hanya mendorong seseorang
menjadi layang-layang di ibukota
kikuk pulang ke daerahnya ?
Apakah gunanya seseorang
belajat filsafat, sastra, teknologi, ilmu kedokteran,
atau apa saja,
bila pada akhirnya,
ketika ia pulang ke daerahnya, lalu berkata :
“ Di sini aku merasa asing dan sepi !”
Tim, 12 Juli 1975
Potret Pembangunan dalam Puisi
By. Millyblue
Makassar 2008
Ws Rendra
Sering kali aku berkata, ketika orang memuji milikku,
bahwa sesungguhnya ini hanya titipan,
bahwa mobilku hanya titipan Nya,
bahwa rumahku hanya titipan Nya,
bahwa hartaku hanya titipan Nya,
bahwa putraku hanya titipan Nya,
tetapi, mengapa aku tak pernah bertanya, mengapa Dia menitipkan padaku?
Untuk apa Dia menitipkan ini pada ku?
Dan kalau bukan milikku, apa yang harus kulakukan untuk milik Nya ini?
Adakah aku memiliki hak atas sesuatu yang bukan milikku?
Mengapa hatiku justru terasa berat, ketika titipan itu diminta kembali oleh-Nya ?
Ketika diminta kembali, kusebut itu sebagai musibah
kusebut itu sebagai ujian, kusebut itu sebagai petaka,
kusebut dengan panggilan apa saja untuk melukiskan bahwa itu adalah derita.
Ketika aku berdoa, kuminta titipan yang cocok dengan hawa nafsuku,
aku ingin lebih banyak harta,
ingin lebih banyak mobil,
lebih banyak rumah,
lebih banyak popularitas,
dan kutolak sakit, kutolak kemiskinan,
Seolah semua "derita" adalah hukuman bagiku.
Seolah keadilan dan kasih Nya harus berjalan seperti matematika :
aku rajin beribadah, maka selayaknyalah derita menjauh dariku, dan
Nikmat dunia kerap menghampiriku.
Kuperlakukan Dia seolah mitra dagang, dan bukan Kekasih.
Kuminta Dia membalas "perlakuan baikku", dan menolak keputusanNya yang tak sesuai keinginanku,
Gusti, padahal tiap hari kuucapkan, hidup dan matiku hanyalah untuk beribadah...
"ketika langit dan bumi bersatu, bencana dan keberuntungan sama saja"
(WS Rendra).
bahwa sesungguhnya ini hanya titipan,
bahwa mobilku hanya titipan Nya,
bahwa rumahku hanya titipan Nya,
bahwa hartaku hanya titipan Nya,
bahwa putraku hanya titipan Nya,
tetapi, mengapa aku tak pernah bertanya, mengapa Dia menitipkan padaku?
Untuk apa Dia menitipkan ini pada ku?
Dan kalau bukan milikku, apa yang harus kulakukan untuk milik Nya ini?
Adakah aku memiliki hak atas sesuatu yang bukan milikku?
Mengapa hatiku justru terasa berat, ketika titipan itu diminta kembali oleh-Nya ?
Ketika diminta kembali, kusebut itu sebagai musibah
kusebut itu sebagai ujian, kusebut itu sebagai petaka,
kusebut dengan panggilan apa saja untuk melukiskan bahwa itu adalah derita.
Ketika aku berdoa, kuminta titipan yang cocok dengan hawa nafsuku,
aku ingin lebih banyak harta,
ingin lebih banyak mobil,
lebih banyak rumah,
lebih banyak popularitas,
dan kutolak sakit, kutolak kemiskinan,
Seolah semua "derita" adalah hukuman bagiku.
Seolah keadilan dan kasih Nya harus berjalan seperti matematika :
aku rajin beribadah, maka selayaknyalah derita menjauh dariku, dan
Nikmat dunia kerap menghampiriku.
Kuperlakukan Dia seolah mitra dagang, dan bukan Kekasih.
Kuminta Dia membalas "perlakuan baikku", dan menolak keputusanNya yang tak sesuai keinginanku,
Gusti, padahal tiap hari kuucapkan, hidup dan matiku hanyalah untuk beribadah...
"ketika langit dan bumi bersatu, bencana dan keberuntungan sama saja"
(WS Rendra).
Ws Rendra (Kumpulan Karya)
Sajak Pertemuan Mahasiswa
matahari terbit pagi ini
mencium bau kencing orok di kaki langit
melihat kali coklat menjalar ke lautan
dan mendengar dengung di dalam hutan
lalu kini ia dua penggalah tingginya
dan ia menjadi saksi kita berkumpul disini
memeriksa keadaan
kita bertanya :
kenapa maksud baik tidak selalu berguna
kenapa maksud baik dan maksud baik bisa berlaga
orang berkata : "kami ada maksud baik"
dan kita bertanya : "maksud baik untuk siapa ?"
ya !
ada yang jaya, ada yang terhina
ada yang bersenjata, ada yang terluka
ada yang duduk, ada yang diduduki
ada yang berlimpah, ada yang terkuras
dan kita disini bertanya :
"maksud baik saudara untuk siapa ?
saudara berdiri di pihak yang mana ?"
kenapa maksud baik dilakukan
tetapi makin banyak petani kehilangan tanahnya
tanah - tanah di gunung telah dimiliki orang - orang kota
perkebunan yang luas
hanya menguntungkan segolongan kecil saja
alat - alat kemajuan yang diimpor
tidak cocok untuk petani yang sempit tanahnya
tentu, kita bertanya :
"lantas maksud baik saudara untuk siapa ?"
sekarang matahari semakin tinggi
lalu akan bertahta juga di atas puncak kepala
dan di dalam udara yang panas kita juga bertanya :
kita ini dididik untuk memihak yang mana ?
ilmu - ilmu diajarkan disini
akan menjadi alat pembebasan
ataukah alat penindasan ?
sebentar lagi matahari akan tenggelam
malam akan tiba
cicak - cicak berbunyi di tembok
dan rembulan berlayar
tetapi pertanyaan kita tidak akan mereda
akan hidup di dalam mimpi
akan tumbuh di kebon belakang
dan esok hari
matahari akan terbit kembali
sementara hari baru menjelma
pertanyaan - pertanyaan kita menjadi hutan
atau masuk ke sungai
menjadi ombak di samodra
di bawah matahari ini kita bertanya :
ada yang menangis, ada yang mendera
ada yang habis, ada yang mengikis
dan maksud baik kita
berdiri di pihak yang mana !
RENDRA
( jakarta, 1 desember 1977 )
By. Millyblue
Makassar 2008
matahari terbit pagi ini
mencium bau kencing orok di kaki langit
melihat kali coklat menjalar ke lautan
dan mendengar dengung di dalam hutan
lalu kini ia dua penggalah tingginya
dan ia menjadi saksi kita berkumpul disini
memeriksa keadaan
kita bertanya :
kenapa maksud baik tidak selalu berguna
kenapa maksud baik dan maksud baik bisa berlaga
orang berkata : "kami ada maksud baik"
dan kita bertanya : "maksud baik untuk siapa ?"
ya !
ada yang jaya, ada yang terhina
ada yang bersenjata, ada yang terluka
ada yang duduk, ada yang diduduki
ada yang berlimpah, ada yang terkuras
dan kita disini bertanya :
"maksud baik saudara untuk siapa ?
saudara berdiri di pihak yang mana ?"
kenapa maksud baik dilakukan
tetapi makin banyak petani kehilangan tanahnya
tanah - tanah di gunung telah dimiliki orang - orang kota
perkebunan yang luas
hanya menguntungkan segolongan kecil saja
alat - alat kemajuan yang diimpor
tidak cocok untuk petani yang sempit tanahnya
tentu, kita bertanya :
"lantas maksud baik saudara untuk siapa ?"
sekarang matahari semakin tinggi
lalu akan bertahta juga di atas puncak kepala
dan di dalam udara yang panas kita juga bertanya :
kita ini dididik untuk memihak yang mana ?
ilmu - ilmu diajarkan disini
akan menjadi alat pembebasan
ataukah alat penindasan ?
sebentar lagi matahari akan tenggelam
malam akan tiba
cicak - cicak berbunyi di tembok
dan rembulan berlayar
tetapi pertanyaan kita tidak akan mereda
akan hidup di dalam mimpi
akan tumbuh di kebon belakang
dan esok hari
matahari akan terbit kembali
sementara hari baru menjelma
pertanyaan - pertanyaan kita menjadi hutan
atau masuk ke sungai
menjadi ombak di samodra
di bawah matahari ini kita bertanya :
ada yang menangis, ada yang mendera
ada yang habis, ada yang mengikis
dan maksud baik kita
berdiri di pihak yang mana !
RENDRA
( jakarta, 1 desember 1977 )
By. Millyblue
Makassar 2008
WS. Rendra (Kumpulan Puisi dan Sajak)
doa selurh anak bangsa
Ya Allah,
Di dalam masa yang sulit ini,
Di dalam ketenangan yang beku dan tegang,
Di dalam kejenuhan yang bisa meledak menjadi keedanan
Aku merasa ada muslihat yang tak jelas juntrungannya.
Ya, Allah kubersujud kepadaMu, Lindungilah kami.
Dari kesabaran yang menjelma menjadi kelesuan,
Dari rasa tak berdaya yang kehilangan cita-cita,
Ya Allah,
Demi ketegasan mengambil resiko,
Ada manusia yang dimesinkan… dizombikan…. ada juga yang difosilkan atau diantikkan
Uang kertas menjadi topi bagi kepala yang berisi jerami
Singasana kekuasaan menjadi tempat ibadah dimana bersujud kepala kepala hampa yang disumpal bantal tua.
Kemakmuran lebih dihargai dari kesejahteraan
Dan kekuasaan menggantikan kebenaran
Ya, Allah lindungilah kami semua
Dari berhala janji-janji
Dari hiburan yang dikeramatkan
Dari iklan yang dimitoskan
Dan dari sikap mata gelap yang diserap tulang kosong
Ya Allah
Seorang anak muda bertanya kepada temannya : ‘kemana kita akan pergi?’
Dan temannya menjawab kemana saja asal jangan berpikir untuk pulang.
Daging tidak punya tulang untuk bertaut
Angin bertiup menerbangkan catatan alamat
Dan rambu-rambu di jalan sudah dirusak orang
Ya Allah Lindungilah kami
Dari kejahatan lelucon tentang Politik dan Demokrasi
Dari heroin yang diserap lewat ciuman
Dari itikad buruk yang dibungkus kertas kado
Dan dari ancaman tanpa bentuk dari usia tanpa makna
Ya Allah
Kami dengan cemas menunggu kedatangan burung dara yang membawa ranting zaitun
Di kaki bianglala, leluhur kami bersujud dan berdoa
Doanya persis seperti doaku ini
Lindungilah kami semua..
Lindungilah daya hidup kami..
Lindungilah daya cipta kami..
Ya Allah satu-satunya Tuhan kami
Sumber dari hidup kami ini
Kuasa yang tanpa tandingan
Tempat tumpuan dan gantungan
Tak ada samanya di seluruh semesta raya
Karya WS Rendra
Catatan lama saya, mohon maaf karena judulnya saya lupa.
Sajak Orang Lapar
kelaparan adalah burung gagak
yang licik dan hitam
jutaan burung-burung gagak
bagai awan yang hitam
o Allah !
burung gagak menakutkan
dan kelaparan adalah burung gagak
selalu menakutkan
kelaparan adalah pemberontakan
adalah penggerak gaib
dari pisau-pisau pembunuhan
yang diayunkan oleh tangan-tangan orang miskin
kelaparan adalah batu-batu karang
di bawah wajah laut yang tidur
adalah mata air penipuan
adalah pengkhianatan kehormatan
seorang pemuda yang gagah akan menangis tersedu
melihat bagaimana tangannya sendiri
meletakkan kehormatannya di tanah
karena kelaparan
kelaparan adalah iblis
kelaparan adalah iblis yang menawarkan kediktatoran
o Allah !
kelaparan adalah tangan-tangan hitam
yang memasukkan segenggam tawas
ke dalam perut para miskin
o Allah !
kami berlutut
mata kami adalah mata Mu
ini juga mulut Mu
ini juga hati Mu
dan ini juga perut Mu
perut Mu lapar, ya Allah
perut Mu menggenggam tawas
dan pecahan-pecahan gelas kaca
o Allah !
betapa indahnya sepiring nasi panas
semangkuk sop dan segelas kopi hitam
o Allah !
kelaparan adalah burung gagak
jutaan burung gagak
bagai awan yang hitam
menghalang pandangku
ke sorga Mu
Sajak Rajawali
sebuah sangkar besi
tidak bisa mengubah rajawali
menjadi seekor burung nuri
rajawali adalah pacar langit
dan di dalam sangkar besi
rajawali merasa pasti
bahwa langit akan selalu menanti
langit tanpa rajawali
adalah keluasan dan kebebasan tanpa sukma
tujuh langit, tujuh rajawali
tujuh cakrawala, tujuh pengembara
rajawali terbang tinggi memasuki sepi
memandang dunia
rajawali di sangkar besi
duduk bertapa
mengolah hidupnya
hidup adalah merjan-merjan kemungkinan
yang terjadi dari keringat matahari
tanpa kemantapan hati rajawali
mata kita hanya melihat matamorgana
rajawali terbang tinggi
membela langit dengan setia
dan ia akan mematuk kedua matamu
wahai, kamu, pencemar langit yang durhaka
By. Millyblue
Makassar 2008
Ya Allah,
Di dalam masa yang sulit ini,
Di dalam ketenangan yang beku dan tegang,
Di dalam kejenuhan yang bisa meledak menjadi keedanan
Aku merasa ada muslihat yang tak jelas juntrungannya.
Ya, Allah kubersujud kepadaMu, Lindungilah kami.
Dari kesabaran yang menjelma menjadi kelesuan,
Dari rasa tak berdaya yang kehilangan cita-cita,
Ya Allah,
Demi ketegasan mengambil resiko,
Ada manusia yang dimesinkan… dizombikan…. ada juga yang difosilkan atau diantikkan
Uang kertas menjadi topi bagi kepala yang berisi jerami
Singasana kekuasaan menjadi tempat ibadah dimana bersujud kepala kepala hampa yang disumpal bantal tua.
Kemakmuran lebih dihargai dari kesejahteraan
Dan kekuasaan menggantikan kebenaran
Ya, Allah lindungilah kami semua
Dari berhala janji-janji
Dari hiburan yang dikeramatkan
Dari iklan yang dimitoskan
Dan dari sikap mata gelap yang diserap tulang kosong
Ya Allah
Seorang anak muda bertanya kepada temannya : ‘kemana kita akan pergi?’
Dan temannya menjawab kemana saja asal jangan berpikir untuk pulang.
Daging tidak punya tulang untuk bertaut
Angin bertiup menerbangkan catatan alamat
Dan rambu-rambu di jalan sudah dirusak orang
Ya Allah Lindungilah kami
Dari kejahatan lelucon tentang Politik dan Demokrasi
Dari heroin yang diserap lewat ciuman
Dari itikad buruk yang dibungkus kertas kado
Dan dari ancaman tanpa bentuk dari usia tanpa makna
Ya Allah
Kami dengan cemas menunggu kedatangan burung dara yang membawa ranting zaitun
Di kaki bianglala, leluhur kami bersujud dan berdoa
Doanya persis seperti doaku ini
Lindungilah kami semua..
Lindungilah daya hidup kami..
Lindungilah daya cipta kami..
Ya Allah satu-satunya Tuhan kami
Sumber dari hidup kami ini
Kuasa yang tanpa tandingan
Tempat tumpuan dan gantungan
Tak ada samanya di seluruh semesta raya
Karya WS Rendra
Catatan lama saya, mohon maaf karena judulnya saya lupa.
Sajak Orang Lapar
kelaparan adalah burung gagak
yang licik dan hitam
jutaan burung-burung gagak
bagai awan yang hitam
o Allah !
burung gagak menakutkan
dan kelaparan adalah burung gagak
selalu menakutkan
kelaparan adalah pemberontakan
adalah penggerak gaib
dari pisau-pisau pembunuhan
yang diayunkan oleh tangan-tangan orang miskin
kelaparan adalah batu-batu karang
di bawah wajah laut yang tidur
adalah mata air penipuan
adalah pengkhianatan kehormatan
seorang pemuda yang gagah akan menangis tersedu
melihat bagaimana tangannya sendiri
meletakkan kehormatannya di tanah
karena kelaparan
kelaparan adalah iblis
kelaparan adalah iblis yang menawarkan kediktatoran
o Allah !
kelaparan adalah tangan-tangan hitam
yang memasukkan segenggam tawas
ke dalam perut para miskin
o Allah !
kami berlutut
mata kami adalah mata Mu
ini juga mulut Mu
ini juga hati Mu
dan ini juga perut Mu
perut Mu lapar, ya Allah
perut Mu menggenggam tawas
dan pecahan-pecahan gelas kaca
o Allah !
betapa indahnya sepiring nasi panas
semangkuk sop dan segelas kopi hitam
o Allah !
kelaparan adalah burung gagak
jutaan burung gagak
bagai awan yang hitam
menghalang pandangku
ke sorga Mu
Sajak Rajawali
sebuah sangkar besi
tidak bisa mengubah rajawali
menjadi seekor burung nuri
rajawali adalah pacar langit
dan di dalam sangkar besi
rajawali merasa pasti
bahwa langit akan selalu menanti
langit tanpa rajawali
adalah keluasan dan kebebasan tanpa sukma
tujuh langit, tujuh rajawali
tujuh cakrawala, tujuh pengembara
rajawali terbang tinggi memasuki sepi
memandang dunia
rajawali di sangkar besi
duduk bertapa
mengolah hidupnya
hidup adalah merjan-merjan kemungkinan
yang terjadi dari keringat matahari
tanpa kemantapan hati rajawali
mata kita hanya melihat matamorgana
rajawali terbang tinggi
membela langit dengan setia
dan ia akan mematuk kedua matamu
wahai, kamu, pencemar langit yang durhaka
By. Millyblue
Makassar 2008
Langganan:
Postingan (Atom)